Minggu, 21 Desember 2008

Bagaimana Cara Menghilangkan Flek di Wajah?

Anda punya masalah dengan flek di wajah? Flek adalah penumpukan pigmen kulit (melanin) pada kulit. Letaknya bisa di permukaan pada kulit ari (epidermis), atau pada kulit dalam (dermis).


Flek pada kulit ari berwarna kecoklatan dan lebih mudah dihilangkan dibanding flek yang terletak pada dermis yang umumnya berwarna kebiruan. Flek di wajah timbul karena berbagai faktor, antara lain :



- faktor hormonal (pil, suntik, susuk KB, hamil)

- minum obat-obatan tertentu

- bekas luka/gatal/jerawat

- bakat dan keturunan

- reaksi bahan kimia yang menempel di kulit

- stress emosional atau fisik



Adapun pencetus timbulnya flek di wajah sebagian besar karena terkena sinar Ultraviolet (UV) dari matahari, terutama antara jam 9 pagi sampai 4 sore.


Flek di wajah bisa menjadi masalah bagi siapa saja. Tidak hanya wanita, pria pun saat ini mulai peduli dengan perawatan wajah. Lalu bagaimana kah cara untuk menghilangkan flek di wajah? Cara yang benar adalah melakukan perawatan secara medis dengan cara berkonsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin.


Menghilangkan flek secara medis memerlukan waktu yang cukup lama, sekitar 3-12 bulan secara bertahap. Flek yang berada di kulit ari biasanya bisa hilang, dan lebih cepat hilang dengan krim pemutih, apalagi kalau ditambah tindakan pengelupasan kulit ari seperti chemical peeling. Sedangkan flek yang terletak di dermis tidak bisa dihilangkan dengan obat dan chemical peeling, harus menggunakan sinar Laser.


Pada saat Anda berkonsultasi ke dokter, tahap pertama umunya dokter akan memberikan krim pemutih relatif aman, yaitu :

- Krim yang mengandung bahan kimia untuk menghambat pembentukan pigmen melanin (hidrokinon, asam kojik, arbutin, vitamin C, dll)

- Krim untuk meratakan pigmen (asam retinoat) dan mempercepat pengelupasan kulit (AHA, BHA, asam retinoat)

- krim pelindung dari sinar matahari (sun screen, sunblock, tabir surya)


Penggunaan krim-krim tersebut harus diawasi ketat oleh dokter karena bisa menimbulkan alergi atau iritasi pada orang tertentu.


Tahap selanjutnya, dokter akan menaikkan konsentrasi kandungan obat sesuai keadaan kulit dan hasil pengobatan, yang bisa berbeda-beda untuk setiap orang. Kadang pasien dianjurkan untuk melakukan chemical peeling untuk flek yang luas dan agak dalam agar hasil pengobatan bisa lebih cepat.


Menghilangkan flek di wajah ini harus dilakukan secara rutin dan bertahap. Oleh karena itu, bila Anda berobat ke dokter spesialis kulit dan kelamin, Anda akan diminta untuk kontrol atau datang kembali secara teratur dan rutin, bisa 2 minggu sekali atau sebulan sekali tergantung dari kondisi flek Anda.


Tahap selanjutnya, bila flek sudah hilang, dan dokter melihat kulit pasien sudah sehat dan stabil, maka biasanya dokter akan menghentikan pemakaian bahan pemutih yang keras (hidrokinon). Selanjutnya, dokter akan memberi krim perawatan untuk seumur hidup yang relative aman (misalnya AHA, vitamin C) untuk digunakan tiap malam, meskipun sedang hamil dan menyusui, dan tabir surya untuk pagi hari. Krim-krim tersebut harus digunakan terus menerus, karena bila dihentikan flek bisa kambuh kembali.


Demikianlah sekilas mengenai bagaimana cara menghilangkan flek di wajah, untuk lebih detail menghilangkan flek yang Anda alami sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin secara langsung.


1 komentar:

  1. wah untung aku gag punya flek....kalo nanti ada flek aku coba caranya yah

    BalasHapus