Friday, March 11, 2011

Video : Tsunami Hits Japan (Aljazeera Report)

. Friday, March 11, 2011
3 comments

Gempa berkekuatan 8,9 SR telah mengguncang Jepang. Menurut data, gempa ini merupakan gempa terbesar di Jepang selama 300 tahun terakhir. Gempa ini kemudian memicu terjadinya Tsunami yang menghantam wilayah timur laut Jepang, jumat siang waktu setempat (2pm local time).

Berikut sebuah video yang berhasil direkam oleh seorang warga Jepang ketika terjadi gempa.




Sementara Aljazeera English, sekitar 1 jam lalu (19.00) WIB, meng-upload sebuah video di Youtube yang melaporkan betapa dahsyatnya Tsunami yang terjadi di Jepang, 11 Maret 2011.
Berikut video tersebut :



Beberapa wilayah yang dihantam Tsunami adalah Hokkaido, Aomori pref, Ibaraki, Chiba, dan Tokyo Bay.
Sementara itu, Perdana Menteri Jepang, Naoto Kan, menyatakan bahwa gempa dan Tsunami telah menyebabkan kerusakan parah di Jepang bagian utara. Pemerinta Jepang juga berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan warga Jepang.

Berkaitan dengan gempa dan tsunami di Jepang, beberapa negara yang mendapat "warning" adanya Tsunami adalah Filipina, Indonesia (Maluku dan Papua-sekitar jam 20.00) , Papua New Guinea, Selandia Baru, dan Hawaii.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Sunday, April 11, 2010

Metode Baru Penanganan Autisme dengan Hormon Oxytocin?

. Sunday, April 11, 2010
3 comments

Autism spectrum disorders (ASD) atau yang lebih dikenal dengan autisme merupakan gangguan perkembangan yang biasanya didiagnosis pada masa kanak-kanak. Anak-anak penderita autism ini mengalami gangguan dalam interaksi sosial dan komunikasi, dan cenderung berprilaku repetitif. Salah satu ciri dari autisme adalah kesulitan dalam memahami emosi orang lain. Meskipun beberapa terapi telah dilakukan untuk menyembuhkan autisme, namun hingga saat ini masih belum ada pengobatan yang benar-benar efektif terhadap masalah autisme ini.

Oxytocin merupakan sebuah hormon yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis bagian belakang yang memiliki kaitan dengan kinerja otak. Hormon ini dikenal perannya dalam memperlancar proses menyusui. Selain itu, hormon ini juga berperan penting dalam hal emosi, membentuk kepercayaan (rasa percaya), cinta, dan social recognition.

Dalam sebuah penelitian baru, Biological Psychiatry, yang dipublikasikan Elsevier, para ahli autisme Australia melakukan penelitan terhadap anak remaja yang menderita autisme. Dengan menggunakan metode penelitian yang ketat, para remaja tersebut diberi dosis oxytocin dan placebo dengan cara nasal spray, yang diberikan setiap minggu. Setelah itu, para remaja tersebut diminta untuk menunjukkan ekspresi wajah yang digunakan sebagai cara mengukur emotion reognition.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dibandingkan dengan sebelumnya, tanpa menggunakan hormon oxytocin, ternyata para remaja penderita autisme tersebut menunjukkan social recognition yang semakin bagus yang ditunjukkan oleh ekspresi wajah mereka.
Namun demikian, penelitian ini masih berskala kecil, jadi perlu dilakukan penelitan lanjutan mengenai potensi hormon oxytocin dalam membantu penderita autisme.
sumber : sciencedaily dot com

Klik disini untuk melanjutkan »»

Friday, February 5, 2010

Metode Penyembuhan Kanker Terbaru dengan Nanopartikel Magnetik

. Friday, February 5, 2010
5 comments

Para ilmuwan di Georgia Tech dan Ovarian Cancer Institute telah mengembangkan sebuah cara baru yang potensial untuk mengobati kanker dengan menggunakan nanopartikel magnetik. Nanopartikel magnetik ini dikembangkan dengan tujuan menghilangkan sel-sel kanker dari dalam tubuh. Metode ini telah diujikan pada seekor tikus pada tahun 2008, dan kini telah dilakukan pengujian dengan menggunakan sample dari penderita kanker.


"Kita sangat tertarik dalam mengembangkan metode yang efektif untuk mengurangi penyebaran sel-sel kanker ovarium ke organ-organ lain," kata John McDonald, profesor di School of Biologi di Georgia Institute of Technology dan kepala peneliti di Ovarian Cancer Institute.

Ide metode ini datang dari tim peneliti dari Ken Scarberry dan dilanjutkan oleh mahasiswa S3 di Institute tersebut. Scarberry awalnya meyakini ide bahwa ada sarana yang dapat digunakan untuk menghilangkan virus dan sel yang terinfeksi secara viral. Atas saran penasehatnya, Scarberry mulai melihat bagaimana metode ini bisa bekerja dengan sel-sel kanker.

Dia mempublikasikan paper pertamanya dalam Journal of American Chemical Society pada Juli 2008. Dalam paper-nya tersebut, dia dan McDonald menunjukkan bahwa dengan memberikan sel-sel kanker dari tikus yang di beri sinar fluorescent green tag dan nanopartikel magnetik berwarna merah, mereka mampu menerapkan magnet untuk memindahkan sel-sel kanker ke daerah perut.

Sekarang McDonald dan Scarberry, saat ini post-doc di McDonald's laboratorium, telah menunjukkan bahwa teknik magnetik ini dapat diterapkan pada sel kanker manusia.

"Sering kali, mematikan kanker tidak dikaitkan dengan tumor asli, melainkan untuk pembentukan tumor baru oleh sel-sel kanker yang terkelupas dari tumor utama," kata Scarberry. "sel tumor dapat beredar dan menanamkan di tempat yang lain dan menimbulkan tumor sekunder. Teknik nanopartikel magnetik ini dirancang untuk menyaring cairan peritoneal atau darah dan menghilangkan sel-sel kanker yang mengambang bebas, dimana diharapkan teknik ini akan dapat memperpanjang umur dengan mencegah terus penyebaran metastasis kanker."

Dalam beberapa pengujian, mereka menunjukkan bahwa teknik mereka dapat diterapkan pada sel-sel kanker dari sampel pasien manusia seperti halnya yang telah dilakukan sebelumnya pada seekor tikus. Penelitian selanjutnya adalah untuk menguji seberapa baik teknik nanopartikel magnetik ini dapat meningkatkan penyelamatan hidup tikus percobaan. Jika itu berjalan lancar, mereka akan mengujinya dengan manusia.

Disarikan dari Sciencedaily.com

Klik disini untuk melanjutkan »»

Saturday, August 29, 2009

Rumah Sempit Paling Mahal di Dunia

. Saturday, August 29, 2009
4 comments

Bagi Anda yang ahli dalam bidang property atau real estate, pernahkah Anda menjumpai rumah dengan ukuran 2.89 x 12.8 meter? Berapa harga paling mahal yang pernah Anda jumpai untuk rumah dengan tadi?

Nah, ada sebuah rumah (lihat gambar disamping) yang tepatnya berlokasi di 75 1/2 Bedford Street, Greenwich Village yang diklaim sebagai rumah paling sempit di New York City. Ukurannya seperti yang tersebut sebelumnya tersebut dibangun pada tahun 1873.....Wow, sudah berusia lebih dari 120 tahun. Meskipun sempit, tapi rumah tersebut bukanlah rumah sederhana.


Rumah yang bertembok bata tersebut paling sering mengundang perhatian pejalan kaki yang sedang melintas. Pejalan kaki sering memotret rumah tersebut karena dianggap paling unik di lingkungannya.
Kabarnya sih rumah tesebut sedang dijual oleh pemiliknya. Nah, Anda tau kira2 harganya berapa? Pemiliknya mematok harga USD 2.7 juta atau kira-kira Rp 27 miliar. Wow, harga yang fantastis. Mungkin inilah rumah sempit termahal di dunia.

sumber : jawapos, 29 agustus 2009

Klik disini untuk melanjutkan »»

Sunday, April 5, 2009

Tips Mencegah Kanker Usus Besar

. Sunday, April 5, 2009
1 comments

Sering mengalami sakit perut? bila iya, sebaiknya waspada bila sering mengalaminya karena bisa jadi itu adalah gejala kanker usus besar. Kanker usus besar merupakan salah satu jenis kanker yang cukup sering ditemui pada pria dan wanita yang berusia 50 tahun ke atas. Pada pria, kanker usus besar ini merupakan penyakit ketiga tertinggi yang sering dialami oleh pria setelah kanker prostat dan paru-paru. Sedangkan pada wanita kanker usus besar menempati urutan ketiga setelah kanker payudara dan paru-paru.

Sekilas Mengenai Kanker Usus Besar


Kanker usus besar adalah tumbuhnya sel kanker yang ganas dalam permukaan usus besar (rektum). Umumnya, hal ini berawal dari pertumbuhan sel yang tidak ganas atau disebut adenoma. Dalam stadium awal kanker usus besar, adenoma membentuk polip yaitu sel yang memiliki pertumbuhan sangat cepat. Umumnya, pada stadium awal ini adenoma tidak menunjukkan gejala apapun. Hal inilah yang menyebabkan kebanyakan penderita kanker usus besar datang ke rumah sakit ketika penyakit kanker usus besar sudah stadium lanjut sehingga penanganan pun lebih sulit.

Apa penyebab kanker usus besar?
Dari beberapa referensi, penyebab kanker usus besar memang belum diketahui secara pasti. Namun, ada hal-hal yang diduga kuat sebagai pemicu munculnya kanker usus besar, diantaranya :
- terlalu banyak mengkonsumsi makanan tinggi lemak dan protein, serta rendah serat
- cara diet yang tidak tepat
- berat badan yang berlebihan (obesitas)
- pernah terkena kanker usus besar
- pernah memiliki polip di usus
- usia (khususnya diatas 50 tahun)
- kurangnya aktifitas fisik
- keturunan
- mengkonsumsi makanan yang mengandung pewarna yang bukan untuk makanan
- mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet.

Gejala yang umumnya dialami penderita kanker usus besar :
- mudah lelah dan secara terus menerus
- rasa sakit di perut atau bagian belakang
- penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
- perubahan fungsi usus tanpa sebab yang jelas (bisa sembelit atau diare)
- pendarahan pada usus besar yang ditandai dengan munculnya darah pada feses.

Tips Mencegah Kanker Usus Besar

Berikut ini beberapa tips untuk mencegah kanker usus besar :
- Banyak mengkonsumsi makanan berserat, konsumsi makanan yang mengandung kalsium dan asam folat.
- Sebisa mungkin mengurangi dan menghindari makanan yang mengandung kadar lemak yang tinggi.
- Mengkonsumsi buah-buahan dan sayur setiap hari
- Pertahankan indeks massa tubuh antara 18,5 - 25,0 kg/m2
- Berolahraga secara teratur
- Tidak merokok
- Setelah menjalani polipektomi adenoma, disarankan pemberian suplemen kalsium. Disarankan pula suplementasi vitamin E dan D.
- segera lakukan kolonoskopi dan polipektomi pada pasien yang ditemukan adanya polip.
- Lakukan deteksi dini dengan tes darah samar sejak usia 40 tahun.

Nah, bagaimana dengan Anda? sudahkah memiliki pola hidup yang sehat? mari kita jaga kesehatan kita sebagai wujud rasa syukur kita kepada-Nya. Bukankah mencegah lebih baik dari mengobati?


Klik disini untuk melanjutkan »»
 
Info Kesehatan | Bisnis | Tips | Download Gratis | Sains | Teknologi | Paperless-Media is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com | Edited by paperless-media.blogspot.com| Supported by Abiy's